Jumat, 27 Juni 2014

PENGERTIAN EIGEN

Eigen berasal dari kata Jerman yang berarti sendiri, khas, karakteristik atau
individu. Untuk memahami vektor eigen kita perlu memahami fungsi operasional
dasar dari sebuah matriks. Secara umum, matriks linier mengubah arah dan besaran
vektor. Eigenanalysis berguna dalam aplikasi seperti diagonalisasi dari korelasi
matriks, pemrosesan sinyal radar, ekstraksi fitur, pengenalan pola, coding sinyal,
estimasi kebisingan, dan pemisahan biomedis campuran atau sinyal komunikasi.

( read more )

STUDY KASUS TEMPLATE MATCHING

Contoh Aplikasi
“PENGGUNAAN METODE TEMPLETE MATCHING UNTUK IDENTIFIKASI KECACATAN PADA PCB”

Penerapan metode template matching pada identifikasi kecacatan PCB dapat dilakukan dengan langkah utama sbb:
1. Pengepasan posisi: Dilakukan dengan mencuplik 80% area citra untuk mendapatkan posisi ideal.
2. Hitung nilai korelasi silang : Untuk mengklasifikasikan suatu citra PCB adalah baik dan tanpa cacat sedikitpun, maka nilai korelasi adalah 1 dan cacat total maka nilai korelasinya adalah -1. Rumus yang digunakan adalah :















TEMPLATE MATCHING

Template matching adalah sebuah teknik dalam pengolahan citra digital untuk menemukan bagian-bagian kecil dari gambar yang cocok dengan template gambar. Template matching merupakan salah satu ide yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana otak kita mengenali kembali bentuk-bentuk atau pola-pola. Template dalam konteks rekognisi pola menunjuk pada konstruk internal yang jika cocok (match ) dengan stimulus penginderaan mengantar pada rekognisi suatu objek. Atau pengenalan pola terjadi jika terjadi kesesuaian antara stimulus indera dengan bentuk mental internal. Gagasan ini mendukung bahwa sejumlah besar template telah tercipta melalui pengalaman hidup kita. Tiap-tiap template berhubungan dengan suatu makna tertentu.


Contoh proses identifikasi bentuk geometri :
Energi cahaya yang terpancar dari suatu bentuk mengena pada retina mata dan diubah menjadi energi neural yang kemudian dikirim ke otak. Selanjutnya terjadi pencarian di antara templatetemplate yang ada. Jika sebuah template ditemukan sesuai (match ) dengan pola tadi, maka subjek dapat mengenal bentuk tersebut. Setelah kecocokan antara objek dan template terjadi, proses lebih lanjut dan interpretasi terhadap objek bisa terjadi.


( read more )